TERMIKIL

spt

Methode pengendalian rayap pra konstruksi

TERMIKIL – methode ramah lingkungan pengendalian rayap.

a. CBS Methode

Metode Chemical Barrier System (CBS) adalah metode dan perlakuan treatment secara teknis dengan menggunakan termitisida terhadap tanah yang berhubungan langsung dengan bangunan dengan tujuan melindungi struktur bangunan dan isinya dari serangan rayap tanah/kayu.

Tahapan pelaksanaanya (Standard DPU.SK.SNI.03-2405-2000) :

• Soil Treatment:
-Bangunan belum jadi / sedang dibangun (Pre-Construction)
– Dilakukan penyemprotan (Spraying) bertekanan tinggi dengan menggunakan alat mesin power sprayer pada seluruh bidang galian pondasi bangunan dengan larutan termitisida. Apabila kondisi pondasi sudah berdiri, maka cukup dispray pada sepanjang sisi luar/dalam pondasi(sloof) dengan larutan termitisida.

-Bangunan jadi / sudah dibangun (post-construction)
– Untuk bangunan jadi maka akan dilakukan pengeboran (drilling 8-12 mm/conditional) di sisi bagian kiri dan kanan pondasi (garis dinding) dengan jarak 10-15 cm dari tepi dinding dan jarak antar lubang 30-40 cm (mengikuti nat lantai) denngan kedalaman 30-40 cm (hingga menembus bagian tanah) dalam lubang tersebut disuntikkan (injection) larutan termitisida.
– Wood Treatment
Penyemprotan obat anti rayap pada seluruh material/komponen kayu bangunan,seperti : plafon, rangka kusen dan rangka atap ( reng, Kaso ),
Catatan : – Apabila bangunan tersebut menggunakan komponen kayu.
– Terhadap kayu-kayu/kerangka plafon yang rusak/keropos akibat rayap,kami sarankan agar diganti dengan yang baru.
– Pembongkaran/penggantian kayu-kayu/kerangka plafon tersebut bukan tanggung jawab kami. Untuk kelancaran pekerjaan,kami mohon untuk disediakan tukang kayu.

b. Metode Termite Baiting System (TBS)

Metode Termite Baiting System (TBS) merupakan sistem yang bekerja berdasarkan perilaku alam kehidupan rayap (biologi rayap) dengan menepatkan Bait Tube Device yang mengandung umpan rayap (Hexaflumuron), umpan ini mengandubg bahan yang menghentikan proses pergantian kulit (molting) sehingga rayap tidak dapat bertahan hidup yang pada akhirnya semua koloni rayap akan mati dan habis.
Adapun tahapan pelaksanaannya adalah sebagai berikut :

– In Ground Station (IGS)
Unit alat yang berisi umpan kayu di pasang di dalam tanah (Outdoor) sekeliling bangunan dengan jarak +- 5-6 m (kondisional), yang bertujuan untuk memancing rayap supaya datang dan dicek secara teratur untuk melihat keaktifan rayap.
– Recruit In Ground (RIG)
Unit alat yang dipasang pada IGS, apabila pada alat tersebut sudah ada reaksi/indikasi rayap aktif maka umpan kayu di ganti dengan RIG. Apabila koloni rayap musnah, maka RIG di ganti dengan umpan kayu yang berfungsi sebagai monitor terhadap serangan koloni rayap baru.
– Recruit Above Groung (RAG)
Unit alat yang dipasang khusus dalam bangunan (indoor)

II. Garansi Pekerjaan

Kami memberikan garansi bebas rayap yang dinyatakan dalam sertifikat jaminan PT. Resik Mandiri sesuai dengan kondisi bangunan yaitu :

• Metode Chemical Barrier System (CBS)
– Bangunan belum jadi / sedang dibangun (pre-construction) selama 5 (lima) tahun.
– Bangunan jadi / sudah dibangun (post-construction) selama 3 (tiga) tahun.
Ketentuan garansi adalah sebagai berikut :
Garansi ditandai dengan dikeluarkannya Sertifikat Garansi oleh Remapest.
-Selama masa garansi apabila timbul kembali masalah rayap di tempat kami treatmet, maka akan kami lakukan treatment pada lokasi dimana rayap timbul tanpa dikenakan biaya tambahan.
– Garansi gugur apabila selama masa garansi tersebut bangunan yang telah mendapakan treatment mengalami perubahan tanpa telebih dahulu melaporkan kepada kami Remapest.
– Selama masa garansi, kami tidak bertanggung jawab terhadap kerusakan barang-barang akibat serangan rayap, karena yang dimaksud garansi adalah garansi pekerjaan seperti yang tercantum pada poin1 diatas.

• Metode Termite Baiting System (TBS)
Garansi yang dimaksud adalah garansi perawatan ( maintenance guarantee) dengan ketentuan :
– Dilakukan monitoring (control) setiap 1 (Satu) minggu sekali pada dua bulan pertama, untuk bulan berikutnya akan dilakukan pengontrolan setiap 1 bulan sekali yang hasilnya akan dilaporkan kepada Klien.

spt3 spt2